Kita akan membuat aplikasi (Client) yang bisa melakukan request ke Web Service (API) menggunakan PHP Lumen. Tujuan praktek ini adalah untuk: 1. Memahami bagaimana mengakses cara Web Service (API) menggunakan PHP 2. Mampu implementasi membuat aplikasi (Client) yang bisa melakukan request ke Web Service (API). Sebelumnya kita membuat aplikasi Web Service menggunakan Lumen. Saat ini kita akan membuat aplikasi yang bisa mengakses Web Service menggunakan Lumen (kita sebut dengan aplikasi Client). Aplikasi Lumen Service App Sebagai Web Service API Untuk implementasi Lumen Client App, kita akan menggunakan aplikasi Web Service yang sudah kita buat. Silahkan download dan jalan aplikasi Web Service API (dalam hal ini LumenServiceApp) dengan post 8000. Membuat Aplikasi Lumen Untuk instalasi dan membuat project Lumen ada dua cara: 1. Via Lumen Installer a. composer global require "laravel/lumen-installer" b. lumen new [NAMA_PROJECT] ...
Saat ini API yang kita buat belum memiliki dokumentasi. Kita akan membuat dokumentasi bagaimana cara mengakses API yang telah kita buat. Mempersiapkan Docs Generator Untuk membuat docs generator kita akan menggunakan swagger-ui ( https://swagger.io/tools/swagger-ui/ ). Untuk membuatnya, silahkan ikuti langkah-langkah dibawah ini: Install swagger-php plugins di projek lumen-service kalian. Pada terminal/CommandPrompt ketik command dibawah ini. composer require zircote/swagger-php Jika sudah selesai selanjutnya buat artisan command file. Buat file di app/Console/Commands/SwaggerDocScanner.php. Lalu masukan kode di bawah ini. Buka file app/Console/Kernel.php, tambahkan code dibawah ini. Untuk menjalankan artisan command SwaggerDocScanner dan menggenerate docs, pada terminal/CommandPrompt jalankan command dibawah. Command ini akan membuat file public/swaggerdoc.json. Saat ini kalau dijalankan, command ini bakal error, karena kita ...
Apa itu Containerization? Sumber: (hackernoon.com) Containerization didefinisikan sebagai bentuk virtualisasi sistem operasi, di mana aplikasi dijalankan di ruang pengguna yang terisolasi yang disebut wadah, semua menggunakan sistem operasi (OS) bersama yang sama. Wadah pada dasarnya adalah lingkungan komputasi yang dikemas penuh dan portabel: Semua yang dibutuhkan aplikasi untuk dijalankan - biner, pustaka, file konfigurasi, dan dependensinya - dienkapsulasi dan diisolasi dalam penampungnya. Container itu sendiri dipisahkan dari OS host, dengan hanya akses terbatas ke resource yang mendasarinya - seperti mesin virtual (VM) ringan. Hasilnya, aplikasi dalam container dapat dijalankan di berbagai jenis infrastruktur — di bare metal, di dalam VM, dan di cloud — tanpa perlu melakukan refactor untuk setiap lingkungan. Itu karena ada lebih sedikit overhead selama startup dan tidak perlu menyiapkan OS tamu terpisah untuk setiap aplikasi karena semuanya berbagi kernel OS yang sama....
Comments
Post a Comment